3 Jurus Pemerintah untuk Selamatkan UMKM

MENTERI Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan pemerintah telah menyediakan bantuan untuk menyelamatkan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar bisa bangkit kembali setelah dihantam keras oleh pandemi covid-19. Ia mengatakan ada 3 pendeatan yang disiapkan pemerintah baik dari sisi supply dan demand.

“UMKM terpukul dari dua sisi yakitu dua sisi yaitu dari sisi supply dan demand. Pemerintah sudah menyaipkan kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) termasuk UMKM. Secara sederhana ada tiga pendekatan yang kita lakukan,” kata Teten dalam diskusi virtual, Kamis (25/6). Pendekatan pertama, ia mengatakan, pemerintah memberikan restrukturisasi utang kepada UMKM. Restrukturisasi ini berbentuk pengurangan bunga hingga penundaan pembayaran cicilan 6 bulan, bantuan modal kerja dalam bentuk pinjaman melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), hingga insentif pajak.

Teten menyebtkan, hingga kini sudah ada 60,66 juta UMKM yang terhubung, dan meminta UMKM lain segera mengajukan pembiayaan. Kedua, pemerintah menyiapkan bantuan bantuan sosial untuk pelaku usaha UMKM yang masuk dalam kategori miskin dan kelompok rentan miskin yang terdampak wabah Covid-19. “UMKM yang tidak bisa lagi berusaha, yang kebanyakan di ultra mikro kita dorong untuk masuk ke program bantuan sosial yang kita golongkan mereka kelompok miskin baru sehingga mereka masuk jaminan sosial,” ucapnya. Ketiga, dari sisi demand pemerintah telah menyiapkan dua cara yakni menyiapkan anggaran sebesar untuk belanja produk UMKM dan mendorong UMKM lewat kampanye nasioal. Teten menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan anggran sebesar Rp735 triliun untuk pemerintah/lembaga dan BUMN untuk belanja produk UMKM. “Kami optimistis kalau Rp735 triliun itu mengalir untuk belanja produk UMKM saya kira ekonomi UMKM mulai bergeliat kembali,” katanya. Begiu pun dalam hal kampanye nasional bertajuk ‘Bangga Buatan Indonesia’ ia berharap masyarakat mau belanja produk UMKM.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *